Tentang HMI

HMI SN Nasibmu Kini…..

(Sebuah Telaah Kondisi HMI Sepuluh Nopember Surabaya)

100_15033Pada awal saya masuk HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) -waktu itu tahun 2001- saya sebenarnya sama sekali tidak tahu apa itu HMI, kecuali namanya yang pernah saya lihat di televisi. Setelah tiga hari mengikuti Basic Training (Latihan Kader I), barulah terkuak di mata saya apa itu HMI. Tujuannya sangat cool : “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab terhadap terciptanya masyarakat yang adil dan makmur yang diridloi oleh Allah SWT.”

Seiring berkembangnya jaman, HMI juga mengalami dinamika sebagaimana organisasi mahasiswa yang lain (PMII, KAMMI, GMNI, IMM, dll), yang pada umumnya mengalami kesulitan dalam merekrut kader baru. Namun disini saya tidak akan mengupas organisasi lain, karena bukan kapasitas saya untuk melakukan itu. Yang ingin saya bahas disini adalah dinamika HMI Sepuluh Nopember (HMI-nya arek ITS). Sekalian nostalgia gitu hehehe…

Dulu saya masuk ke komisariat Perkapalan, yang saat itu dikomandani oleh Mas Edenk (Edi Jadmiko –sekarang dosen Sistem Perkapalan), saya masih ingat, saat itu “awak” komisariat “sangar-sangar”, seperti Kang Wardi, Kang Panut, Mr. Breng, Bang Jay, Bang Wawi, Bang Alan, dll. Training ala Kapal memang keras, lugas, dan kadang nggak kenal kompromi. Tapi justru karena hal itulah, rasa ingin tahu saya makin tinggi.

Pasca Basic Training, saya memang vakum selama hampir satu semester. Tapi entah mengapa, keinginan saya kembali menggebu, dan akhirnya sejak saat itu, saya ‘tobat’ dan kembali ke habitat saya yang semestinya. Singkat cerita (tanpa bermaksud takabbur), komisariat Perkapalan berkembang pesat menjadi komisariat dengan jumlah kader terbanyak di lingkungan HMI Sepuluh Nopember. Hal ini diikuti pula oleh komisariat2 lain, seperti komisariat MIPA, Elektro, Kimia, Mesin, Sipitung, dan Fistek. Kegiatan-kegiatan pun berjalan semarak dan hidup. Kekompakan terjalin, dan ikatan emosional antara anggota, pengurus, dan alumni terjalin cukup baik.

Namun akhir-akhir ini, fenomena itu sedikit agak memudar. Ada teori yang mengatakan bahwa fenomena ini memang lagi tren di OMEK (organisasi mahasiswa ekstra kampus), tidak hanya HMI. Entahlah, apakah ini hanya statemen pembenaran atau memang fakta. Tapi yang terlihat adalah minimnya anggota dan kegiatan yang ada di lingkungan HMI SN.

Saya juga nggak tahu, apakah para alumni yang dulu dengan susah payah membangun HMI SN sudah mengetahui kondisi terkini yang menimpa adik2 kita di HMI SN….(bersambung)

~ oleh lorddavor pada November 20, 2008.

2 Tanggapan to “Tentang HMI”

  1. Assalamu’alikum
    ternyata Abang kita yang satu ini masih menyisakan kepedulianya ttg kondisi HMI SN terkini.tapi kondisi HMI SN saat ini tidak sepenuhnya spti yang sampyan tulis,khususnya di komsariat perkapalan.Namun diluar daripada itu,jika memang benar kondisinya spti itu,saran dari sampeyan apa??
    tidak bijak rasanya jika kita hanya mengkritik tanpa memberi solusinya.
    Wassalam

  2. Alhamdulillah ada juga yg komen tulisanku…emang aku g sepenuhnya paham kondisi adik2 kita di kapal skg. tapi gambaran umumnya seperti itu. btw thx b4 atas masukannya. salam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: